@kumparan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta Meta segera memberi klarifikasi atau penjelasan penyebab maraknya laporan akun WhatsApp terblokir hingga tak bisa dipakai permanen dalam sebulan terakhir. Sebagian kasus bahkan ditemukan lebih parah: akun diretas lalu disalahgunakan untuk menyebarkan promosi judi online ke kontak-kontak tak dikenal. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa Meta wajib menjawab tiga hal secara tertulis: 1️⃣ Penyebab pemblokiran atau hilangnya akun WhatsApp 2️⃣ Langkah penanganan yang sudah dan sedang dilakukan 3️⃣ Status pemulihan akun-akun yang terdampak Komdigi memberi tenggat waktu lima hari kerja, dengan batas akhir jatuh pada Senin, 24 Agustus 2026. Meta juga diwajibkan menyediakan kanal aduan khusus bagi korban peretasan dan suspend akun sepihak. "Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital meminta kehadiran perwakilan Meta di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital guna memberikan keterangan secara langsung kepada Pemerintah sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam menyelenggarakan layanan yang andal bagi pengguna di Indonesia," kata Alexander. Juru bicara WhatsApp Indonesia sempat menyampaikan kepada kumparanTEKNO pada awal Agustus 2026 bahwa pemblokiran akun terkadang memang keliru, namun pihaknya berupaya memperbaiki secepat mungkin agar pengguna bisa kembali berkirim pesan. Kalau kamu juga pernah mengalami WhatsApp tiba-tiba terblokir tanpa alasan, kamu nggak sendirian. Pemerintah akhirnya turun tangan. 👀 📸: Dok. Komdigi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | teknosains | oneliner | R027 | E004 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ Neutral synth BGM for news(1166762) - DaikixCousin
25 Agustus 2026
akun WhatsApp terblokir hingga tak bisa dipakai permanen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 comments:
Posting Komentar
silakan komentar anda disini